Perbedaan Huawei Mate 30 dan Mate 40
Tekno

Perbedaan Huawei Mate 30 dan Mate 40

Huawei Mate 40 dan Huawei Mate 40 Pro diluncurkan di pasar Indonesia pada November 2020. Jika Anda suka memperhatikan seri Huawei Mate, Anda mungkin sudah mengetahui fitur yang masih melekat pada seri ini, yaitu penggunaan chipset. yang selalu selangkah lebih maju dari para pesaingnya. Ini juga berlaku untuk Huawei Mate 30 sebagai pendahulunya.

Pendekatan ini tentu berbeda dengan Huawei P series yang lebih mengutamakan fungsi kamera. Nah, kali ini Cari Signal akan membandingkan Huawei Mate 30 dan Mate 40.

Sepintas, perbandingan ini bisa sedikit tidak adil untuk peluncuran Mate 30 2019, membuat beberapa spesifikasinya terlihat ketinggalan jaman. Tapi, sebagai salah satu anggota dari seri flagship Huawei, Mate 30 tentu masih akan relevan di tahun 2020 saat Mate 40 diluncurkan. Dan yang baru tidak selalu lebih baik, bukan? Oleh karena itu, ini adalah beberapa perbedaan utama antara Huawei Mate 30 dan Mate 40 yang dapat Anda lihat.

Bisakah Huawei Mate 30, yang setahun lebih tua dari Mate 40, memiliki keunggulan? Yuk simak beberapa poinnya di bawah ini!

1. Desain tubuh

Hadir di tahun yang berbeda, Huawei Mate 40 mengikuti tren perkembangan desain bodi di tahun 2020. Untuk itu, Mate 40 dibuat dengan desain layar berlubang.

Berbeda dengan Huawei Mate 30 yang menawarkan dua kamera depan yang tersusun di bagian poni. Ini benar-benar mengingatkan Anda pada iPhone 12 yang memiliki bentuk layar serupa.

Di layar, Huawei Mate 40 menawarkan sisi melengkung 68 derajat untuk menyembunyikan bezel kiri dan kanan. Bentuk desain layar seperti ini terlihat sangat premium dan inovatif, berbeda dengan Mate 30 yang masih sedikit terlihat dengan bezel di bagian samping.

Perbedaan tidak hanya sampai di situ, modul kameranya sedikit berbeda. Bahkan, pembentukan modul kamera melingkar di tengah sudah dimulai pada Huawei Mate 30, yang membuatnya sangat berbeda dari pendahulunya Huawei Mate 20.

Tembakan serupa juga diikuti oleh Huawei Mate 40. Meski berbentuk lingkaran, Huawei Mate 40 menyisakan ruang kosong di tengah yang berisi tulisan Leica. Huawei menyebut desain ini Space Ring. Seperti halnya Huawei Mate 30, keempat lensanya disusun berdampingan.

Pada dasarnya, kedua model tersebut bergaya, unik, dan menawan. Entah apa yang membuat Huawei memutuskan untuk membuat desain belakang seperti ini, mungkin memang sengaja untuk memberikan elemen wow dan membedakannya dari flagship pesaing.

2. Kirin 990 vs Kirin 9000E 5G

Seperti yang Anda ketahui, beberapa vendor smartphone terkadang memutuskan untuk mendesain chipset sendiri. Sementara yang lain menggunakan Snapdragon atau Helio, Samsung berjuang dengan Exynos-nya. Lalu ada Apple, yang jelas memiliki jajaran chipsetnya sendiri yang disebut Apple Bionic. Apakah Huawei termasuk?

Ya tentu saja. Namun, Huawei dinobatkan sebagai merek smartphone nomor satu di dunia. Melahirkan anak perusahaan bernama HiSilicon, lini chipset Kirin muncul di belakang casing Huawei Mate 30 dan 40.

Namun, jenis chipset yang digunakan keduanya berbeda. Huawei Mate 30 berjalan pada Kirin 990 pada build 7nm +, sedangkan Huawei Mate 40 lebih unggul dari Kirin 9000E 5G, yang memiliki build 5nm. Di antaranya, Kirin 9000E 5G, yang berukuran lebih kecil, dapat memiliki efisiensi daya yang lebih baik.

3. Kamera

Sekarang mari kita beralih ke sektor fotografi, aspek yang sama-sama didominasi oleh Huawei Mate 30 dan Mate 40. Keduanya menawarkan kamera belakang tiga Leica, yang sensor utamanya memiliki resolusi berbeda.

Pada Huawei Mate 30 terdapat lensa utama 40 MP f/1.8 dengan ukuran sensor 1/1,54 inci, panjang fokus 27mm, serta fungsi PDAF dan Laser AF. Sementara itu, Huawei Mate 40 memiliki lensa 50 MP f/1.9 dengan sensor 1/1,28 inci yang dilengkapi PDAF ke segala arah dan laser AF.

Untuk dua kamera pendamping, kedua ponsel memiliki pengaturan yang sama dengan lensa telefoto 8 MP f/2.4 yang mendukung 3x optical zoom, serta lensa ultra lebar 16 MP f/2.2.

Pada fungsi perekaman video, keduanya mampu menghasilkan rekaman video berkualitas 4K pada frame rate 30 dan 60 FPS. Sedangkan untuk perekaman 1080p, Huawei Mate 30 tertahan di 120 FPS sedangkan Mate 40 di atas 240 FPS.

4. Layar

Pengaturan ini benar-benar memberi Huawei Mate 30 dan 40 kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Misalnya saja Huawei Mate 30 memiliki ukuran layar lebih besar yaitu 6,62 inci sedangkan Huawei Mate 40 memiliki bentang layar sebesar 6,5 inci.

Namun, Huawei Mate 30 masih menggunakan kecepatan refresh 60Hz konvensional, tidak seperti Mate 40 dengan hadirnya opsi kecepatan refresh 90Hz yang lebih tinggi.

Keduanya menggunakan panel layar OLED berkualitas HDR10, dengan resolusi 1080 x 2340 piksel untuk Mate 30 dan 1080 x 2376 piksel untuk Mate 40.

Huawei Mate 40 menjanjikan transisi layar 50% lebih mulus dengan mode 90Hz, tetapi Anda dapat memilih Huawei Mate 30 jika Anda lebih suka ukuran layar yang lebih besar.

5. Dimensi bodi

Setelah mengetahui perbedaan dari segi ukuran layar, Anda juga harus mengetahui mana di antara keduanya yang lebih nyaman untuk digenggam setiap hari. Huawei Mate 30 yang memiliki layar lebih besar memiliki panjang dan lebar yang lebih lebar, yakni 160.8mm (panjang) dan 76,1 (lebar). Jelas lebih besar dari ukuran Huawei Mate 40 yaitu 158,6 x 72,5 mm.

Ukuran yang lebih kecil akan lebih nyaman di tangan dan tidak canggung saat digunakan, dalam hal ini Huawei Mate 40 keluar sebagai pemenangnya. Namun, ternyata Mate 40 memiliki ketebalan 8.8mm yang sebenarnya lebih tinggi dari Mate 30 yang memiliki ketebalan 8.4mm.

Sekarang mari kita beralih ke bobot keduanya. Dalam hal ini, Huawei Mate 30 akan tampil lebih berat karena bobotnya 196 gram. Untuk Huawei Mate 40, ada dua versi bobot tergantung jenis material pada bodi belakang. Perhatikan bahwa Mate 30 dan 40 menggunakan kaca di bagian depan dan belakang dan bingkai menggunakan aluminium.

Namun khusus untuk Mate 40, tersedia pula pilihan kulit sintetis yang meringankan bobot ponsel, yakni hanya 184 gram. Untuk Mate 40 yang menggunakan barang pecah belah, bobotnya sedikit lebih berat yaitu 188 gram.

Sumber : Berita Teknologi Terbaru